News Update :
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Aplikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aplikasi. Tampilkan semua postingan

Website Ini Bisa Meramalkan Kematian Kamu

Penulis : Kwanyar News on Jumat, 29 Januari 2016 | 03.29

Jumat, 29 Januari 2016


 

Berani Coba Untuk Meramal waktu Kematian Anda?


Bicara soal kehidupan, pasti akan bicara pula soal kematian. Semua yang hidup sudah pasti akan mati. Tapi seperti yang sudah kamu ketahui, hampir tidak mungkin untuk mengetahui tentang kematian. Kapan kamu mati, bagaimana kamu mati; tidak ada yang bisa mengetahuinya dengan pasti.

Tapi, seperti halnya ramalan kehidupan, ada juga ramalan kematian. Dengan mengetahui ramalan kematian, maka kamu akan bisa mempersiapkan diri. Bukan dituntut untuk percaya ramalan, tapi setidaknya agar kamu bisa mengambil hikmahnya. Nah, Jaka ada website yang bisa meramalkan kematian kamu. Berani coba?



Ayo Ramal Kematian Kamu Sekarang!


Mempercayai ramalan kematian memang bukanlah tindakan yang dibenarkan. Namun pasti kamu penasaran kan kira-kira kapan kamu mati? Jika kamu penasaran Jaka ada nih situs ramalan kematian yang bisa kamu gunakan. Meski bukan dalam bentuk aplikasi ramalan kematian, tapi webnya ringan dan tampilannya menarik.

Adalah DeathTimer, sebuah situs ramalan kematian yang bisa kamu gunakan untuk meramal kapan kamu akan mati. Jika penasaran, silakan buka halaman web www.deathtimer.com. Lalu mulai deh cari tahu ramalan kematian kamu. Selain meramal kematian, apa yang dilakukan DeathTimer?
Ramalan Kematian dengan Perkiraan Gaya Hidup Kamu.



Saat meramal kematian menggunakan DeathTimer, ada yang menarik menurut Jaka. Yakni cara meramalnya adalah dengan memperkirakan tanggal lahir, domisili, gaya hidup, dan tinggi serta berat badan kamu. Jadi sudah dipastikan ramalan kamu dengan orang lain akan berbeda.

Adalah DeathTimer, sebuah situs ramalan kematian yang bisa kamu gunakan untuk meramal kapan kamu akan mati. Jika penasaran, silakan buka halaman web www.deathtimer.com. Lalu mulai deh cari tahu ramalan kematian kamu. Selain meramal kematian, apa yang dilakukan DeathTimer?



Ramalan Kematian dengan Perkiraan Gaya Hidup Kamu


Saat meramal kematian menggunakan DeathTimer, ada yang menarik menurut Jaka. Yakni cara meramalnya adalah dengan memperkirakan tanggal lahir, domisili, gaya hidup, dan tinggi serta berat badan kamu. Jadi sudah dipastikan ramalan kamu dengan orang lain akan berbeda.
komentar | | Read More...

Info Wikipedia Tidak Akurat

Penulis : Unknown on Sabtu, 31 Mei 2014 | 03.35

Sabtu, 31 Mei 2014

 

BBC Laporkan Wikipedia


Jika Anda kerap mengandalkan Wikipedia sebagai rujukan informasi atau ilmu pengetahuan, harap berfikir dua kali terkait kebiasaan tersebut. Sebab, menurut studi terkini 90% informasi di Wikipedia tidak akurat. Ini termasuk informasi kesehatan.

BBC melaporkan jika 9 dari 10 informasi kesehatan di situs tersebut error alias kurang akurat. Peneliti membandingkan entri sejumlah penyakit jantung, kanker paru-paru, depresi, dan beberapa penyakit lainnya. Lalu, mereka kemudian bandingkan dengan ulasan penelitian medis.


Alhasil, banyak entri yang tidak akurat. Ironisnya, 70% fisikawan dan mahasiswa gunakan informasi tersebut dan hampir semua peneliti di Amerika melihat entri di Wikipedia untuk selami pelbagai penyakit. Sebut saja asma.

Peneliti mencetak entri yang kemudian dianalisa dan temukan jika 90% memuat pernyataan yang kontradiktif dengan riset medis terkini. Peneliti kemudian berikan kesimpulan jika sumber terbaik untuk Informasi kesehatan adalah dokter, bukan Wikipedia.

Wikipedia selama ini sudah mengupayakan untuk tingkatkan akurasi artikel terutama di entri kesejatan dan pengobatan. Wikipedia berkerjasama dengan sejumlah editor relawan untuk lakukan identifikasi dan perbaikan artikel. Lalu, temukan sumber kredibel yang kemudian buat entri yang lebih akurat dan laik baca.

Wikipedia juga telah menjalin kemitraan dengan Pusat Kanker Inggris guna mengupas artikel agar selalu update. 

Wikipedia juga menghimbau agar pembaca menghubungi dokter umum ketika menemui masalah dan bukannya hanya mengamini apa yang dijumpai di situs tersebut.


komentar | | Read More...

Google AdSense Digugat

Penulis : Unknown on Senin, 26 Mei 2014 | 21.32

Senin, 26 Mei 2014

 

Google Diperkiraan Melakukan Kecurangan


Firma hukum hak-hak konsumen, Hagens Berman, mengajukan gugatan class action melawan Google. Mereka menuding raksasa teknologi itu melawan hukum dengan mengingkari pembayaran kepada ribuan pemilik website dan operator yang menempatkan iklan di situs mereka untuk dijual melalui Google AdWords.

Gugatan itu diajukan di Pengadilan Distrik Utara California dan mendakwa Google secara sepihak membatalkan akun AdSense para pemilik situs web tanpa penjelasan sesaat sebelum pembayaran jatuh tempo.


Mereka juga menyatakan Google menolak untuk membayar iklan yang sudah berjalan sebelum pembatalan.
"Praktik ini telah memicu banyak keluhan dari pemilik situs web dengan beberapa menderita kerugian hingga ribuan dolar," ujar Steve Berman, seperti dilansir redorbit.

Dia meyakini praktik yang dilakukan Google kemungkinan telah merugikan ribuan pemilik website dan operator yang merasa tidak memiliki cara untuk melawan perusahaan raksasa seperti Google. 

Gugatan ini menyusul munculnya isu yang dibuat oleh seorang blogger anonim yang mengaku sebagai mantan karyawan Google.

Dia mengaku, Google membatalkan account AdSense agar tidak perlu membayar para penerbitnya. Dalam posting blogger anonim itu menulis "Saya mengambil bagian dalam pencurian uang dari para penerbit AdSense oleh Google dan ini perintah langsung dari manajemen. 

Ada banyak karyawan AdSense yang terlibat, dan itu berlangsung bertahun-tahun. Saya mendengar masih terjadi hari ini pada skala yang lebih luas. 

Tak seorang pun di luar tahu itu, jika mereka melakukannya. FBI dan IRS mungkin segera akan memulai penyelidikan, karena apa yang mereka lakukan begitu inheren ilegal dan mereka benar-benar melakukannya tanpa diketahui.

Google sendiri telah membantah keras tuduhan itu, dan dalam pernyataan yang dimuat di ReCode menyatakan bahwa "deskripsi tentang proses penegakan kebijakan AdSense sepenuhnya hanyalah fiksi.


komentar | | Read More...

Kominfo Tak Mau Blokir Youtube

Penulis : Unknown on Senin, 19 Mei 2014 | 01.48

Senin, 19 Mei 2014

 

Kelucuan Alasan Kominfo Era Sekarang


Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) “tak sudi” memblokir Youtube sebagaimana perlakuan mereka yang diterapkan ke Vimeo. Apa alasan pemerintah enggan memberedel situs berbagi video milik Google itu?

    “Kalau Youtube itu ada kantor perwakilan di Indonesia,” unggap Ismail Cawidu Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo.


Youtube dan Vimeo di mata Kemenkominfo berbeda. Celakanya, mereka melihat dari segi kantor perwakilan. Jika Vimeo tak miliki perwakilan di tanah air, apakah dengan begitu mudahnya sebuah situs langsung kena blokir?

Ismail menambahkan karena ada perwakilan di Indonesia maka jika ada masalah bisa lebih cepat ditangani atau dikonfirmasi. Pemerintah menurutnya belum akan memblokir Youtube meski terkadang ditemukan konten dan materi berbau pornografi.

Namun, lagi-lagi Kemenkominfo menyinggung soal kantor perwakilan. Alasan utama yakni soal komunikasi antara pengelola situs dengan otoritas kebijakan. Keberadaan kantor perwakilan di mata Kemenkominfo sangat vital.

    “Sementara Vimeo kantor pusatnya di New York, perlu waktu untuk konfirmasi dan harus dihubungi melalui email, sehingga jika ada konten pornografi akan memakan waktu lama penanganannya,” tegas Ismail.

Lantas apa solusinya? Kemenkominfo sarankan agar Vimeo membuka kantor di Indonesia. Sehingga jika ada kendala maka bisa mudah diselesaikan karena komunikasi tak sulit dan tidak memakan waktu.

    “Kalau Vimeo membuka kantor di Indonesia, tentu tidak akan seperti ini masalahnya, karena kita bisa segera berkomunikasi langsung,” tutup Ismail.

komentar | | Read More...

Kualitas Google Translate

Penulis : Unknown on Sabtu, 19 April 2014 | 09.46

Sabtu, 19 April 2014

 

Google Translate Makin Bagus


Google Translate atau Google Terjemahan, ada satu fitur unik yang mungkin tidak disadari pengguna. Mesin penerjemah itu mengajak pengguna untuk mengedit hasil terjemahan bila dirasa kurang sesuai. Nah, kini Google lebih memudahkan pengguna untuk urun rembug soal itu. Proses edit dan koreksi hasil translate kini dipermudah.

Google Translate memang bisa dikatakan sebagai sebuah “mesin terjemahan”. Namanya juga mesin, kurang sentuhan unsur humanis. Jika diperhatikan, hasil terjemahan Google Translate kadang rancu, terbolak-balik SPOK-nya, dan tak jarang membingungkan.


Namun, kualitas terjemahan Google Translate jika dibanding dua atau tiga tahun lalu tentu saja terus meningkat. Kini lebih “halus” dan meminimalisir kesalahan tafsir. Misalkan saja untuk nama orang. 

Dulu, Kualitas GoogleTranslate sempat menerjemahkan “Megan Fox” jadi “Megan Rubah”. Rancu bukan?

Sedang fitur koreksi, edit, dan tingkatkan kualitas hasil terjemhan bisa dijumpai di kotak hasil terjemahan dengan menklik ikon pencil. Pengguna akan jumpai opsi “Improve this translation” yang mana bisa dipakai untuk tingkatkan kualitas hasil terjemahan.

Dalam sebuah pernyataannya, Google berikan alasan mengapa mereka memudahkan pengguna untuk ikut “turut campur” dalam hasil terjemahan di Google Translate. Berikut petikannya:

    “Google Translate terus belajar untuk tingkatkan hasil terjemahan yang ditemukan di seluruh laman web, dan kami juga telah menambahkan cara baru bagi pengguna untuk memberikan umpan balik. Jika Anda melihat terjemahan buruk terstruktur atau tidak benar, Anda bisa mengirim koreksi yang disarankan untuk seluruh frase.”


komentar | | Read More...

Entri Populer

 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. Technology . All Rights Reserved.
Design Template by Kwanyar News | Support by creating website | Powered by Blogger